beda antara pengusaha dan karyawan

terpikir sudah kah Anda beda nya? hehehe …
ok, mari kita jabarkanšŸ™‚

awal kali kita berfikir enakan mana yah profesi sebagai pengusaha atau karyawan kantoran ? hmmm, banyak yang bilang kalo karyawan lebih enak, karena tidak memiliki perusahaan sehingga tanggungannya lebih sedikit, alasan lain adalah kerja kantoran lebih mudah dijalankan, karena jika tidak cocok dapat pindah2 tanpa beban berat, yang ekstrim lagi adalah karyawan memiliki jaminan penghasilan tetap setiap bulannya sehingga bisa ambil kredit2an, hahaha …

lalu bagaimana enaknya profesi pengusaha? bukti kalangan pengusaha di indonesia makin tahun makin banyak adalah suatu jaminan bahwa profesi ini memiliki keuntungan juga, diantaranya pengusaha dapat gaji yang lebih besar dari karyawan selaku owner, sisi lainnya adalah si pengusaha tidak perlu kerja dalam koridor aturan pekerja, seperti 8 jam kerja, harus selalu di kantor, dst. Pengusaha lebih ke arah managerial yang sifatnya lobi sini-lobi sana, goal project sini-goal project sana, lebih mengarah pada pencarian obyekan yang dapat dijadikan uang/keuntungan, baik untuk karyawan maupun dirinya.

kalo diperhatikan, di Indonesia saja, apapun bisaĀ berwujud duit, mulai dariĀ lahan kosong dapat disewa untuk bangun usaha, ya betul sekali Jakarta pun banyak lahan kosong yangĀ kemudianĀ didirikan Mall, toko, sport center, sekolah, kantoran bahkan tempatĀ parkirĀ , ini berarti lahan kosong pun sangat berharga.Ā Beranjak sedikit ke atas adalah kendaraan bermotor, bisa jadi usaha Angkot, bahkan taksi gelapšŸ™‚ huehue .. tak kalah dalam 3 tahun belakangan jumlah Sepeda Motor sangat naik tajam, tentulah terkondisi oleh perekonomian negri ini, Motor bisa jadi Ojek, bisa jadi Jasa Delivery dari Resto2 terkenal. Terlebih lagi sekarang sudah ada Motor dengan 4 Roda dengan Bak dibelakang, ck..ck..

kembali kepada pengusaha, dengan jeli dapat melihat semua peluang2 ini untuk dijadikan usaha, memang banyak faktor untuk mendirikan usaha, jelas sekali modal menjadi nomor 1, masa depan usaha tsbĀ pun di nomor 2 nya, kemudian barulah seberapa jauh tekad dan kerja keras si pengusaha ini dalam mewujudkan usahanya, awal membangun pastilah terasa lebih berat dibanding menjalankannya, hal ini lah yang membuat orang (khusus nya mental Indonesia, hehe) kadang berfikir berkali-kali, pasalnya tidak banyak kasus usaha yang gulung tikar bahkan sebelum usaha itu berdiri. momok inilah yang membuat persentase orang lebih memilih jadi karyawan dibanding pengusaha.

kalo si Motivator selalu bilang, “kita harus cermat melihat peluang dan kesempatan, karena itu tidak datang 2x” adalah benar untuk type orang “cermat”, tidak berlaku untuk orang “normal”šŸ˜€ karena cermat tidak selalu dimiliki orang biasa.

sekarang beralih kepada karyawan, dimana posisi ini sebenarnya banyak rentannya, rentan keilmuan, rentan kesejahteraan, bahkan rentan PHK. Karyawan di Indonesia terutama, hanyalah serikat pekerja yang setiap harinya menjalankan pekerjaan yang sama, nyaris tidak ada perkembangan dalam keilmuan, ada pula yang tidak ada perkembangan dalam kesejahteraannya.

bagaimana kalo jadi karyawan di perusahaan asing saja? hihi ini pun ada kelebihan dan kekurangan, lebih nya adalah kemungkinan standar salary dengan mata uang asing, dan fasilitas yang komplit sangat menjanjikan bagi peminatnya, kalo kekurangannya? jam kerja kebanyakan melebihi standar negri ini, kualifikasi karyawan nya yang lebih tinggi kadang membuat calon karyawan sulit mendapatkannya.

masih terkait dengan usaha, sekarang ini sedang marak dikembangan Trade Center bahkan hingga di kota-kota kecil bahkan di daerah-daerah, dimana tempat ini selalu menjadi pusat kesempatan usaha dan peluang pengusaha dalam menghidupkan usahanya. Contoh Pasar Tanah Abang sudah mirip Mall, ITC2, WTC, bahkan waralaba pun menjamur hingga pelosok, SPBUĀ alternatif dari keberanian pengusaha dalam memanfaatkan situasi krisis ini “kalo tidak bisa jadiĀ swasta, ya jadi negri (kongsi/franchise) saja, lumayan menguntungkan kok” begitulah pengusaha berkomentar.

well, that’s all
kalo anda bagaimana?
apapun keputusan anda,
just do itšŸ™‚

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s