when you give A+, your boss always thread that as just A

betapa sayang, betapa malang, seorang pekerja, anggaplah karyawan pada umumnya, selalu di tuntut untuk memberikan terbaik untuk setiap pekerjaannya, bahkan lebih. Adakalanya karyawan selalu dimintai dedikasinya kepada perusahaannya.

melihat kondisi ini, biasanya pekerja selalu membanding-bandingkan apa yang telah dia berikan dan apa yang telah dia terima atas perusahaannya, hingga akhirnya selalu dicapai suatu kesimpulan, dimana karyawan terbatas dengan segala hak dan kewajibannya, terpangu dan terenung, seraya mengatakan dalam pikirannya “apakah ini layak bagi saya? apakah ini sudah terbaik untuk saya?”

sungguh nasib bagi karyawan, mencoba untuk merubah nasib, terbentur pada keyakinan dan kepercayaan diri, kemampuan dan daya saing yang relatif standart, juga kondisi yang sangat tidak menentu sangat tidak bisa memberikan harapan bagi impian yang telah terbentuk.

prestasi yang tergambarkan memang tidak begitu menyenangkan di indonesia, setidaknya itu yang dapat disimpulkan sementara ini, kini beberapa golongan mencoba memperbaiki kondisi ini, dan lebih memperhatikan, namun harus nya bisa lebih ditinggatkan, mari kita maju!

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s