Intifadhah

Sungguh kejam agresi militer Israel ke Palestina, bukan merupakan reaksi dari serangan Hamas ke Israel, seperti yang dikatakan dan menjadi dalih atas agresinya. bukan hanya kemarin ini, bahkan dari 20-30 tahun yang lalu pun, Israel tidak pernah tenang atas lahan di Jalur Gaza, meski perjanjian demi perjanjian pernah dibahas sebelumnya, tapi hanya sekedar formalitas diatas meja perundingan, sangat kontras dengan apa yang terjadi dilapangan.

“.. tak akan pernah diam Yahudi, sampai akhirnya Muslim jadi pengikutnya..” sebuah suratan dari sejak lama sudah ada, terbukti bukan isapan jempol perkataan tersebut, tentu saja, perkataan ini bukan keluar dari seorang manusia biasa.

intifadhah

Intifadhah yang merupakan bentuk perlawanan rakyat setempat terhadap berbagai bentuk intimidasi yang terjadi, yang mereka rasakan bahkan tiap harinya, mereka harus selalu waspada, dimana saja mereka berada, bahkan didalam tidurnya, jika memang mereka terpaksa untuk tidur karena tuntutan tubuh.

Intifadhah yang hanya menggunakan batu, kayu, apa saja yang mereka bisa gunakan untuk melawan Israel, melawan tank-tank besar, melawan Prajurit bersenjata lengkap, melawan serangan-serangan dari udara, darat bahkan laut. perlawanan yang dilakukan oleh semua rakyat, tidak hanya laki-laki dewasa, bahkan wanita dan pemuda/pemudi terpanggil untuk menyelamatkan martabatnya, hingga tak pelak terjadi korban wanita dan anak-anak.

perang01

dapatkah dibayangkan, jika hal ini terjadi di bangsa kita, terjadi di wilayah kita, terjadi pada keluarga kita, mereka adalah anak-anak kita. dapatkah di rasakan betapa merinding diri ini, betapa deras darah kita berpacu, betapa remuk hati kita jika mereka ini adalah darah daging kita sendiri, tergeletak diam tak bersuara, kaku tak bergerak, bahkan tak berkedip memandang hampa, dengan darah keruh melekat pada baju dan celananya menjadi bukti kesadisan Israel.

intifadhah7

Wahai prajurit Israel, tak akan goyah perjuangan kami, tak akan redup semangat mempertahankan iman dan martabat hidup di bumi mulia ini, meski dengan batu-batu kerikil, meski dengan katapel atau lemparan tangan, akan ku-luluh lantakan keberanianmu wahai zionis Israel. Allahu Akbar!!

2 Comments

  1. Waktu ada bom di Bali, teroris di WTC, kok gag demo besar2 gini ya?
    Sodara2 kita muslim juga banyak yang meninggal. Tapi malah penjahatnya juga dibela oleh lawyer2 yang mengaku “Membela Islam”

    Intinya apa sih? Terlalu bias. Dalam peperangan, dua belah pihak salah, itu sudah jelas.

  2. Masalah persengketaan tanah antara warga Muslim & Yahudi di Pelestin bermula pada saat Daulah Khilafah Usmaniyah di Turki mengalami kehancuran akibat propaganda kafir Barat.
    Hal tersebut kemudian dimanfaatkan oleh Teodhore Hertz dkk yang menghasut warga Yahudi agar menguasai tanah Palestin.
    Cara paling efektif untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah mengembalikan hak pengelolaan tanah tersebut kepada pemilik terakhir yang sah, yaitu Daulah Khilafah.
    Tanah Palestin adalah tanah wakaf yang diserahkan secara ikhlas dari pemilik sebelumnya kepada Khalifah Umar ra. & kemudian dibebaskan kembali dari tangan penjajah oleh Khalifah Muhammad al Fatih.
    Bisa saja saudara Muslim kita di Pelestin lari & mengungsi ke negara lain agar selamat, namun hal itu tidak mereka lakukan, karena mereka telah bersumpah untuk merelakan jiwa mereka guna melindungi tanah wakaf milik Daulah Khilafah, hingga Daulah Khilafah bangkit kembali.
    Wahai Saudara Muslim di manapun juga, relakah kalian berlama-lama membiarkan penderitaan saudara muslim kita di Palestin terus berlarut-larut?
    Wahai Saudara Muslim di manapun juga, marilah kita tegakkan Khilafah sekarang juga!
    Agar Saudara kita, baik umat Muslim maupun Yahudi, dapat kembali berdamai seperti sedia kala!
    Agar berbagai masalah yang melanda kita saat ini dapat teratasi!
    Dan yang terpenting, agar hukum Allah dapat ditegakkan kembali di muka bumi ini!


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s